Other Menu

Calendar

May 2008
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Statistik

Berita

ITB Tidak Pernah Jadi Yang Pertama
Ditulis pada 2008-03-19 06:26:56

Gambar tersebut merupakan ilustrasi dari sebuah acara yang diberi nama IEC (Innovative Entrepreneurship Challenge) . IEC adalah sebuah acara tahunan Kabinet Mahasiswa ITB dan tahun ini adalah yang ketiga kalinya. Acara ini ditujukan untuk mencari inovasi-inovasi bisnis yang berasal dari kalangan mahasiswa untuk melahirkan para wirausahawan baru yang inovatif.

Secara garis besar acara ini dibagi menjadi beberapa tahap seleksi. Pertama, tahap pengajuan ide bisnis dalam bentuk Executive Summary atau ringkasan proposal bisnis yang ingin dijalankan.  Tim yang lolos pada Tahap Executive Summary hanya 30 tim saja. Lalu dari ketiga puluh tim ini akan diberi pembekalan tentang membuat business plan yang baik dan bagaimana memulai start up company berupa workshop yang di isi oleh para entrepreneur yang telah berhasil. Setelah mendapat pembekalan, mereka lalu maju ketahap kedua, yaitu membuat sebuah rencana bisnis yang lebih komprehensif dengan dibekali materi yang telah diberikan. Setiap tim di beri waktu 1 bulan untuk menyelesaikan business plan mereka. Setelah melalui proses penjurian, akan dipilih 10 tim terbaik. Kesepuluh tim ini akan di dampingi oleh mentor-mentor yang akan membantu mengevaluasi business plan mereka dan mencoba membantu menghubungkan mereka dengan investor yang dianggap strategis. Pada tahap terakhir mereka akan mempresentasikan rencana bisnis mereka dihadapan para juri, dari tahap itu akan dipilih juara dari kompetisi ini. Acara ini akan ditutup dengan acara temu bisnis, dimana para peserta iec diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan para investor dalam acara gathering.

Pada IEC 2 yang diselenggarakan tahun lalu peserta mencapai 211 dari berbagai universitas dari seluruh Indonesia. Pada IEC 1 dan IEC 2, pemenang berasal dari UGM dan UNDIP. Pada IEC 1, tim dari UGM mengajukan ide bubur kacang ijo instan yang kemudian idenya sempat dilirik Indofood untuk dibeli patennya, sementara pada IEC2 tim dari UNDIP mengajukan untuk membuat sekolah bisnis untuk anak-anak. Ironisnya acara yang dibuat oleh mahasiswa ITB ini belum pernah menelurkan juara dari ITB sendiri. Pencapaian terbesar tim ITB pada lomba ini hanya juara ke-2. Menurut ketua IEC 3, Zaki, “Kendala terbesar mahasiswa ITB adalah pada pengetahuan menyusun business plan, banyak tim ITB yang tidak lolos karena alasan ini. Kalau dari segi inovatif, sebenarnya mahasiswa ITB ide-idenya lebih menarik.”

Menurut Zaki, “Satu hal yang perlu ditekankan, uang tunai yang menjadi hadiah utama dari lomba ini tidak dipergunakan untuk kepentingan pribadi pemenang, namun untuk menjalankan business plan yang mereka rancang”.  Lomba ini memberikan total hadiah hingga 60 juta rupiah.

Tertarik untuk membuat bisnis dari inovasi anda?  Mengapa tidak coba kunjungi situsnya di http://iec.km.itb.ac.id, pendaftaran dan pengiriman executive summary-nya diperpanjang sampai tanggal 30 Maret 2008. Siapa tahu kali ini anda yang menjadi pertama, dan jangan lupa untuk inovatif karena tahun ini yang menang yang innovatif. (Ganeca Post ed. Maret 2008)